Surakarta, – Setelah menjalani setahun kegiatan belajar mengajar yang intensif, Pesantren Kasepuhan Sabtu Ahad (Petuah) Ar Royyan bersiap melaksanakan evaluasi penting bagi angkatan pertamanya. Petuah Ar Royyan, yang didesain sebagai lembaga pendidikan keagamaan intensif dengan kurikulum bertahap, memiliki tujuan mulia: memastikan para Eyang Santri (sebutan untuk santri kasepuhan) memiliki pengetahuan dan pengamalan agama Islam yang memadai.
Untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar, Petuah Ar Royyan akan menggelar ujian praktik bagi Eyang Santri angkatan pertama pada hari Sabtu, 6 Desember ini.
Ujian praktik ini akan menguji tiga kompetensi dasar yang sangat diharapkan dikuasai oleh setiap Eyang Santri, yaitu:
- Praktik Wudhu yang Benar: Menguji tata cara bersuci.
- Praktik Sholat yang Benar: Menguji pelaksanaan ibadah sholat secara sempurna.
- Membaca Al-Qur’an yang Benar: Menguji kemampuan tilawah dengan tajwid yang baik.
Komitmen Pendidikan Bertahap
Kurikulum Petuah Ar Royyan dirancang terbagi menjadi tiga angkatan. Harapannya, dengan pendidikan yang intensif dan bertahap ini, para Eyang Santri tidak hanya sekadar mengetahui teori agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari pondasi-pondasi ibadah yang benar.
”Semoga perjalanan Petuah satu tahun ini diberkahi oleh Allah SWT,” ujar Rahayuningsih, selaku Ketua Unit Sosial Masyarakat YPPM Ar Royyan yang mengelola kegiatan Petuah. Ini sekaligus mencerminkan harapan agar seluruh kegiatan Petuah mendapatkan ganjaran kebaikan.
Ujian praktik ini menjadi penanda kesiapan para Eyang Santri Angkatan Pertama untuk melangkah ke tahap kurikulum berikutnya, sekaligus memastikan bahwa ilmu yang telah diperoleh selama setahun penuh telah mendarah daging dan diamalkan dengan benar.


Tinggalkan Balasan