SURAKARTA – Pesantren Mahasiswa (Pesma) Arroyyan kembali membuktikan komitmennya sebagai institusi pendidikan modern. Mulai tanggal 8 hingga 12 Desember, Pesma Arroyyan menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) yang sepenuhnya memanfaatkan sistem e-learning atau ujian berbasis digital.

Sistem ini diadopsi sebagai bagian dari upaya Pesma Arroyyan untuk mengintegrasikan pendidikan agama dengan kemajuan teknologi. Dengan tagline “Pesma Ar Royyan: Ujian Digital, Semangat Maksimal!”, kegiatan UAS kali ini menekankan pada penggunaan gadget sebagai alat positif untuk proses pembelajaran dan evaluasi.

“Masa Ujian Akhir Semester (UAS) telah tiba! Sebagai ponpes modern, kami menggunakan sistem e-learning yang fleksibel dan mudah, membuktikan gadget adalah alat positif untuk belajar,” ujar Triyadi, M.Pd Ketua Bidang Pendidikan Pesma Arroyyan.

Pemanfaatan e-learning ini memberikan keuntungan signifikan bagi para santri, khususnya dalam hal fleksibilitas waktu dan tempat pengerjaan ujian, sehingga mempermudah mereka dalam mengatur jadwal belajar. Sistem ini juga sejalan dengan semangat untuk menciptakan lingkungan belajar yang mudah diakses tanpa mengurangi esensi dan kualitas evaluasi.

Pihak Pesma Arroyyan berharap, penerapan ujian digital ini dapat meningkatkan semangat santri dalam menghadapi UAS, seraya menegaskan bahwa inovasi teknologi merupakan bagian tak terpisahkan dari pengembangan kualitas pendidikan di pesantren modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *